HOBBY · LIFESTYLE · TRAVELLING

[Travel Review] My Short Escape : Kuala Lumpur.. lagi dan lagi.. 



Trip
ke Kuala LumpurMalaysia kali ini adalah trip ke sekian selama 7 tahun terakhir. Selalu menyenangkan kembali ke tempat ini lagi. Feels like home.

Saya beruntung mendapatkan tiket murah dengan Lion Air kali ini. Rp. 900.000 sudah PP dengan free 20kg bagasi sekali jalan. Dan makin hemat saja karena sekarang sudah tidak airport tax jadi bisa menyimpan Rp. 150.000 ke kantong.
Saya tinggal di Pondok Pinang Raya. Saya memakai jasa gojek ke Terminal Blok M dan turun di ujung Pasaraya di pintu keluar Damri. Lalu saya masuk dan beruntung saya dapat bus yang sudah siap berangkat. 

Saya membayar Rp. 40.000 untuk 1x perjalanan dengan bus damri ini dari Blok M.
Pagi itu saya harus berangkat lebih cepat karena saya tidak berhasil melakukan web check in dikarenakan web lion air sedang eror dan disarankan untuk check in di counter airport saja. 

Saya turun di Terminal 2D Soekarno-Hatta Airport dan  membungkus koper dengan biaya Rp. 50.000. Kemudian saya mengantri di counter Lion Air yang bertuliskan JT 0282 Kuala Lumpur.
Ada cerita lucu saat mengantri ini. 

Saya cukup bersabar untuk mengantri jika memang itu yang terbaik. Tapi ternyata tidak untuk sekelompok ibu-ibu rombongan piknik yang menyerobot antrian saya. Modusnya cukup membuat senyum. Salah seorang ibu-ibu tersebut maku begitu saja sampai ke ujung counter dan membaca tulisan dal screen keras-keras “Lion Air JT0282 Kuala Lumpur. Ok berarti di sini bener ni” 

Lalu Ibu tersebut mundur sampai tepat di samping saya dia “permisi ya mbak” bergeser ke depan saya. 

Sudah dapat tempat, ibu tersebut memberi isyarat panggilan dari jauh dan datanglah 6orang ibu-ibu yang lain dan memaksa saya untuk bergeser ke belakang.
Kesel? Ya pastinya.. Tapi saya punya prinsip, ketika akan melakukan perjalanan jauh, terutama lewat udara, saya tidak boleh ribut dengan penumpang lain. Supaya menjaga kepala saya tetap dingin dan berprasangka baik selama perjalanan.
Tak lama, ada petugas dari 2counter berikutnya yang berteriak “Kuala Lumpur silakan ke sini”. Ow yeahh.. alhamdulillaah. bubye ibu-ibu rempong. Allah masih sayang sama saya. dan Saya sekarang di antrian pertama. Tak lama setelah selesai saya sempatkan untuk menengok ke arah ibu-ibu tadi yang ternyata masih melihat ke arah saya. Saya lempar senyum “Saya duluan ya tante-tante”. Padahal jika mereka mau menempati antrian di belakang saya, justru merekalah yang akan menempati posisi pertama di counter saya tadi. Karma itu kadangkala datang cepat dan memberikan kebahagiaan bagi orang yang dirugikan yang bersabar. Alhamdulillaah..

Lepas dari imigrasi langsung menuju ke gate L1. sebelum sampai ke pengecekan saya duduk dulu untuk sarapan. Baru masuk ke L1.

Delay? Iya pasti ahaha delay sekitar 30menit lah dalam keberangkatan ini. Seharusnya saya terbang 9.04 am jadi jam 9.34 am. Menikmati pemandangan dari udara sangat menyenangkan. Membuat saya semakin bersyukur tinggal dan besar di khatulistiwa. Laut – Kelok-kelokan sungai dan hamparan hijau terlihat apik terbentang di Indonesia yang konon disebut Benua Yang Hilang itu.


  

Memasuki wilayah Malaysia, saya juga menjumpai pemandangan indah dari atas. Objek wisata pinggir pantai lengkap dengan atraksi jetski dan deretan resort mewah, akhirnya ditutup dengan bentangan kebun kelapa sawit yang luaaaas sekali bagaikan permadani hijau tebal yang empuk. Mulai lega karena sudah memasuki waktu mendarat. KLIA2 sudah terpijak.

Pastinya perjalanan belum berakhir, karena dari gate menuju ke imigrasi dan bagasi claim itu masih jauh lagi berjalan. Namun kondisi airport yang bersih dan rapi bisa mengobati lelah penumpang semua. Banyak disediakan kursi-kursi untuk beristirahat dan ada toilet yang bersih namun harus sabar mengantri yah.
  

Kali ini saya dapat petugas imigrasi yang ramah. Mungkin karena jauh sebelum giliran, saya sudah tebar senyum saja. Kurang tahu juga kenapa sering mendapati petugas imigrasi yang bermuka galak dan enggan menjawab salam. Sedangkan salam itu sendiri adalah sebuah doa untuk selamat hari ini. (sigh)

Lepas dari imigrasi, saya harus bersabar dengan antrian koper. Saya dapat di belt 5. bebarengan dengan beberapa flight yang lain. Tidak perlu panik ketika dalam screen tertulis nomor flight kita sudah di last bag. Karena itu cuma isu hihi.. bag saya baru muncul 30menit dari saya membaca tulisan “beg akhir” tersebut.

Ada sedikit pengalaman lucu lagi di sini setelah tadi di Bandara Soekarno- Hatta. Tidak jauh-jauh masih dengan rombongan yang sama. Setelah kejadian di counter check in, saya masih harus mendengarkan rumpian rombongan ibu-ibu tadi di cabin pesawat karena mereka duduk di depan saya. Pembicaraan mengenai bom, bencana ini itu dan lainnya tidak ada pembicaraan positif. Sampai tiba di pengambilan bagasi.

Saya bukan tipikal orang yang akan terlalu dekat dengan bagasi berjalan itu sampai saya yakin koper saya sudah kelihatan. Jadi saya berdiri di belakang garis kuning. Tiba-tiba ada seorang dari rombongan tersebut tiba-tiba berdiri di depan saya padahal kanan kiri saya kosong. 

Baiklah.. saya bergeser ke kiri dan masih tetap di belakang garis kuning. Ibu tersebut masih bisa mondar mandir di depan saya dengan jarak cuman 30cm. pastinya mendesak saya untuk mundur dan saya akhirnya bergeser ke kanan sekitar 30m yang saya pikir itu cukup jauh ya. Jadi asumsi saya akan aman dari gangguan orang yang sama.

Tak berapa lama, Ibu tadi lari mengejar sebuah koper hitam dan gak kuat mengambilnya. pas sampai di samping saya ya saya ambilkan. Saya turunkan koper tersebut. Tak lama saya dengar teriakan “wah bukan koper gue ini. Balikin lagi mbak” Dweeeng!! 

Tuhan.. cobaanmu kali ini sungguh menggemaskan. Saya harus berdoa apa untuk Ibu semacam ini hihi gak say thank you tapi malah begitu. Saya naikkan lagi kopernya dengan bantuan seorang bapak yang berkomentar “gengges ya mbak”.

Akhirnya koper pink saya sampai juga. Dan saya ambil. Ibu tadi terlihat salah mengenali kopernya lagi dan melibatkan orang lain untuk mengambilnya. Saya perhatikan sampai 3x beliau salah dengan koper yang sama. Sudahlah.. didoakan saja semoga kopernya lekas datang. Saya duluan ya bu.
Keluar dari pengecekan. Syukurlah lolos. Meskipun yang saya bawa juga cuma buku dan baju. Saya keluar dan langsung menuju ke counter celcom berwarna biru di depan pintu kedatangan. Saya ambil paket RM40 dengan detail seperti dalam foto yah.
  

Setelah itu saya menuju ke depan.. sampai melihat counter snack aunty anne saya lurus sedikit dan berbelok ke kanan. Menuju ke lift carpark A. Saya turun ke P1. Lalu keluar dan melewati gate Capsule Hotel saya menuju ke counter tiket bus ke KL sentral. Tiket Sky Bus tersebut dihargai RM11 per orang. Saya langsung keluar dan menemukan sebuah bus yang siap berangkat saya coba tanya dl boleh saya naik bus itu karena ingin cepat sampai KL sentral. Dan alhamdulillaah karena saya cuma sendiri jadi saya boleh naik karena seat sisa untuk 1 orang. Yeay!!

45menit perjalanan ke KL sentral, alhamdulillaah tidak macet jalanan lengang. Turun dari bus saya berjalan ke arah kanan mencari lift untuk naik ke lantai Ground. Dan menuju ke KTM Komuter Rapid KL counter untuk membeli tiket ke arah Sungai Buloh. Saya bayar RM3.30..

Perjalanan ke Sungai Buloh ditempuh sekitar 20 menit dengan komuter. Tapi sedikit kecewa ketika turun dan keluar stasiun memerlukan effort yang besar. Perlu jalan kaki jauh dan naik tangga sampai 2 lantai. Begitu sampai ke P3 untuk menunggu taxi ternyata hanya ada 1 taxi.

 


Beruntung saya bertemu dengan 2 orang lainnya yang sama-sama menuju ke Saujana Utama. Karena taxi tidak bersedia mengantar berdasar argo, jadi kami bertiga patungan RM75 dibagi 3. Saya adalah orang kedua yang turun karena ada seorang ibu yang bersedia menunjukkan jalan kepada saya terlebih dahulu. Well.. tidak semua orang Malaysia jahat, ibu yanh baru saya temui ini baik sekali mengantarkan saya dulu. Setelah salaman saya langsung menuju ke tempat tujuan.


Sekitar 2 jam saya menyelesaikan pekerjaan dan makan di cafe butik tersebut. Kawan saya, Nazihah Hashim menjemput saya untuk diantar ke Shah Alam Station. Karena kalo ke Sungai Buloh lagi saya akan merasakan perjalan seperti tadi. Sebelum ke train station kami berhenti di Kopi Tiam Pak Li di seksyen 7 Shah Alam untuk makan. Rapelan Sarapan dan makan siang di jam6 sore haha. Di Selangor jam6 sore masih terang benderang. Dan yes.. alhamdulillaah cuaca hari ini bagus sekali! cerah!


  

Saya dan Jiah sama-sama memesan Hot Honey Lemon. Untuk makanan saya pesan nasi lemak special dan jiah pesan kwetiau goreng. Murah! Cuma habis RM25. saya cuma makan separuh karena porsinya besar banget. Lumayan jadi bisa buat makan malam di hotel nanti.
Saya langsung diantar Jiah ke Shah Alam Station. Dan Jiah memberi saya 1 box red velvet cheese cake buatannya. Sedapnya. Kalo kalian mau pesan sama Jiah saat ke KL juga bisa langsung cek ke instagram #homemadebyjiah. bisa COD di shah alam station atau klang station dengan minimal order 10box.

Saya langsung beli tiket Shah AlamKL sentral seharga RM4. Perjalanan sekitar 20menit. Komuternya sangat rapi dan sepi saya naik di gerbong khusus wanita. Sampai di KL Sentral saya keluar station KTM dan naik eskalator menuju ke Monorail. Saya harus melewati Mall Nu Sentral dulu. Perjalanan ke Bukit Bintang seharga RM2.5 dapat langsung dibeli melalui mesin tiket.

Yang menunggu monorail cukup banyak tapi beruntung saya dapat tempat duduk. Lagi banyak turis korea haha cowok-cowok lucu gitu. tapi gak enak mau motret jadi saya diem aja. Udah capek banget juga sih.


  
  
  

Turun di Bukit Bintang saya memacu langkah ke Lot10. lalu menyeberang ke arah Wolo hotel. dan menyeberang lagi ke arah McDonalds bukit bintang. Ada celah kecil menuju ke Paradiso Guest House. Ini adalah sebuah guest house rekomendasi dari teman saya namun saya tidak akan merekomendasikan tempat ini ke kalian semua jadi saya tidak akan membicarakannya secara detail kecuali kesan pertama saya adalah kotor dan “singub” kalo dalam bahasa jawa. 

Kamar mandi juga sedang rusak kemarin jadi cuma ada 1 yang aktif. Tidak ada sarapan, jadi saya tidak tahu maksud mereka menuliskan Bed and Breakfast itu apa hahahaa.. selain itu handuknya juga terlihat kotor. untung saya selalu bawa handuk sendiri.paradiso bed and breakfast? bye! pertama dan terakhir 😥😥

Tidur saya kurang nyaman. karena di kamar dorm sebesar itu untuk 12 orang saya isi sendiri. Dan lebih spooky lagi, reception mengantarkan saya ke kamar dan ketika mau masuk dia mengetuk pintu dengan hati-hati. Saya tanya “anybody there?” dia bilang gak ada, “no. only you” hah?? lha trus ngapain ngetok? ada siapa di dalam? hantu? 😭😭 hahahaha.. begitu masuk ACnya panas pula. itu 30derajat sis. akhirnya turun lagi dan minta remote. zzzz..

Paginya bangun langsung mandi dan pergi. Saya langsung jalan ke arah fahrenheit 88 untuk sarapan di tempat kesayangan saya. Nasi lemak depan hotel picollo.

Sesudah sarapan saya menyeberang ke pavilion. Dan menikmati dekorasi imlek di sana. cantiknya!

    

Waktu paling pas untuk foto di depan Pavilion adalah saat pagi hari sebelum jam9. kenapa? karena ya kamu jadi lebih maksimal memanfaatkan tempat dan yang jelas masih sepi.

lebih detail tentang pengalaman foto di Pavilion pagi hari akan saya share bareng travelling outfit saya secara terpisah ya.
Puas main-main di Pavilion saya menyeberang ke arah sephora lagi dan menunggu bus GO KL Green Line untuk jalan ke KLCC. Detail tentang GO KL bus akan saya jelaskan terpisah ya.


  

Biasanya saya akan bergulat dengan banyak orang kalo naik GO KL pagi. tapi ternyata saya beruntung saat itu sedang sepi dan saya dapat tempat duduk. Menuju KLCC sekitar 10menit karena jalanan sepi tidak macet. Yeay!
Turun dari bus sudah bisa langsung ke sisi depan menara Petronas dengan berjalan kaki sekitar 30m saja. Dan salah satu kelebihan jalan-jalan pagi adalah : sepi!! yeayyy.. mari ambil foto depan menara kembar ❤️❤️


Selesai dari foto-foto saya masuk ke suria KLCC dan menuju ke coldstone untuk beli beberapa oleh-oleh rutin seperti: Kraft Mac and Cheese – Horlicks – Magi mie. Dan menikmati dekorasi CNY d dalamnya.


  
Selepas belanja saya langsung ke stasiun kereta bawah tanah dan menuju KL sentral.

      

Keluar dari KTM saya langsung menuju shelter bus ke arah KLIA 2. Ada pengalaman lucu lagi di sini. Mungkin kasirnya masih mengantuk. Harga Tiket RM11 tapi kembalian saya hanya RM9 padahal saya bagi dia uang RM50 😂 aduh mas.. ganteng-ganteng kok gitu deh. Untung dia mau kasih kembalian RM30 lagi. kalo enggak.. ya yang bener aja..


  

Perjalanan 60 menit ke KLIA 2 karena agak macet. saya langsung cek counter Z untuk check in bagasi aja. Saya beruntung saya bisa web check in karena web lion air sudah gak eror lagi dan bisa dapat seat 5A. yeay! alhamdulillaah..
Penerbangan seperti biasa delay 1jam. tapi lancar saja. 2jam sudah sampai Bandara Soekarno-Hatta. lega…
demikianlah!

    

Berapa Total dana yang saya habiskan untuk short trip kmrn?

Gojek PP 2 x 12.000 = 24.000

Damri PP 2 x 40.000 = 80.000

Tiket PP = 900.000

Sky Bus PP 2 x 11 = RM22

rapid KL & monorail = RM13

makan. = RM 25

penginapan. = RM25

taxi. = RM25

oleh2. = RM30

total = IDR 1.004.000

RM = 140 x 3500 = IDR 490.000

total = 1.494.000
Kamu bisa menghabiskan sampai IDR 2 juta saja jika ingin stay sampai 3 malam dan mendatangi tempat-tempat atraksi yang free. sebagai gambaran:

Day 1 

Jam 9-12 terbang (sudah sarapan di rumah ya)

jam 2 sampai penginapan, check in (penginapan seharga RM25)

Jam3 jalan ke Wolo dan menunggu Go KL bus untuk pergi ke Pasar Seni.

jam3.30-5 jalan-jalan dan kuliner di Pasar Seni (makan siang seharga RM10)

Jam5 kembali ke Bukit Bintang

Jam6 Jalan kaki dr Pavilion ke KLCC untuk menikmati Danau Suria KLCC dan menara Petronas 

Jam8 Makan Malam di foodcourt KLCC lantai atas (makan malam seharga RM12)

jam9 foto di Menara Petronas (dalam 1x visit sudah dapat 2 suasana foto siang dan malam)

Jam9.30 pulang kembali ke Bukit Bintang dengan jalan kaki melalui jembatan KLCC. buruan ya karena jam10 ditutup. Nanti susah lg baliknya harus pakai taxi.

jam10 sampai penginapan – istirahat

Day 1 cost = RM 47

jangan lupa download peta jalur bus GO KL.
Day 2

jam7-8 : bangun dan mandi lalu sarapan di belakang fahrenheit 88 (RM6) 

Jam9 : menyeberang ke pavilion dan foto di area itu. bagus tempatnya untuk foto OOTD tanpa ada banyak orang lalu lalang

Jam9.30 : kembali ke starhill galery (sebelah sephora) dan menunggu GO KL bus. kita pergi ke Dataran Merdeka. tanya2 ke driver ya harus berhenti dimana dan ganti dimana. 

Jam 11-14 Explore Dataran Merdeka dan Museum-Museum di sana. sekalian makan siang (seharga RM15)

Jam14 : kembali ke Go KL bus dan naik jurusan ke Masjid Jamek. Silakan melihat-lihat masjid itu

Jam16: naik Komuter ke arah KL sentral lalu pindah ke arah Goa Cave. 

17-18.30: menikmati Goa Cave dan kembali ke komuter menuju KL sentral

19 : makan malam di Nu Sentral sambil menuju ke Monorail (seharga RM12)

20: menuju bukit bintang dengan Monorail. turun di Bukit Bintang Station dan menuju penginapan

21: setelah mandi dan istirahat bisa menikmati suasana Jalan Bukit Bintang 

Penginapan seharga RM25

Day 2 : RM 58
Day 3: melaka

jam7 bangun mandi dan check out

menuju ke KLCC dengan GO KL (sarapan di penginapan : roti)

menuju ke TBS terminal dengan Rapid KL dr KLCC (pindah di masjid Jamek) RM5.5

Jam9 naik bus ke Melaka (RM15)

Jam11 sampai melaka naik panorama bus ke red square (RM1)

Jam11.30 ke One Riverside Hostel jalan kaki (ikuti peta) RM80 semalam

Jam12.00 jalan ke arah kota tua dan makan di rumah makan padang merdeka. enak bangeet! (RM10)

Lalu jalan-jalan menikmati St Paul dan museum-museum free. 

Naik Melaka River Cruise RM15.

Menara Taming Sari RM20 bagus dinikmati menjelang sunset. kira-kira jam19. 

Pulang ke hotel mandi dan keluar makan malam asam pedas melaka RM12 sambil menikmati suasana malam di jalanan melaka.

lalu istirahat

Day 3: RM 63.5
Day 4: 

Jam5 bangun dan menikmati sunrise di jendela ruang tengah hotel

Jam 6-7 mandi dan siap2 check out

Jam 7-9 jalan-jalan menikmati suasana pagi di Melaka

Ke Little India dan main dengan burung Dara

Ke Red Square dan foto di sana

Jalan-jalan ke butik2 oleh2 

kembali ke hotel jam 10

check out

Jalan menyusuri sungai ke arah pusat kota. Dan mencari bus Panorama untuk ke melaka bus station RM1

Naik Bus ke TBS KL RM15

Jam13 sampai TBS langsung ke KL sentral dengan komuter RM4

jam13.30 ke KLIA2 dengan Sky Bus RM11

Sampai airport boleh makan siang dl di McD atau lainnya RM20

lalu pulang ke Indonesia

Day 4 RM61
total :

IDR 1.004.000

RM 229.5 = IDR 803.250

total = IDR 1.807.250
Itu adalah cerita short trip saya ke KL kemarin. Dan saya sangat menikmatinya. Lain waktu akan saya share perjalanan yang lain ya! Saya masih punya hutang perjalanan ke Melaka hehe nanti yah saya update lagi guys 😉 masih banyak tips2 menarik yang akan diceritakan..
Terima kasih sudah membaca tulisan saya❤️ Untuk update yang lebih cepat bisa follow twitter saya di @sophie_tobelly dan instagram saya di @sophie_tobelly .

Have a great day!!

Talk To Me

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s